shilohcreekkennels.com

shilohcreekkennels.com – Markas kampanye Prabowo-Gibran yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini menjadi sasaran pencurian. Akibat peristiwa ini, markas tersebut kehilangan sejumlah barang elektronik dan dokumen-dokumen internal yang sangat penting bagi tim relawan.

Keterangan Ketua Umum Prabowo Mania 08

Immanuel Ebenezer, Ketua Umum Prabowo Mania 08, menjelaskan bahwa pencurian tersebut melibatkan dokumen yang dianggap sangat rahasia dan berharga. Dokumen-dokumen ini mengandung informasi tentang aktivitas internal yang seharusnya tidak diakses oleh pihak luar.

Kerugian dan Kondisi Markas Pasca-Pencurian

Dalam konferensi pers, Immanuel Ebenezer, atau Noel, menyatakan bahwa dokumen-dokumen tersebut awalnya disimpan dengan baik di dalam laci kerjanya dan kini telah lenyap. Selain itu, Noel juga melaporkan bahwa ruangan kerjanya tampak berantakan pasca-pencurian, dengan kehilangan barang-barang seperti televisi 65 inci dan peralatan kampanye.

Upaya Penyelidikan

Noel telah mengungkapkan dua kemungkinan motif di balik insiden ini, yaitu motif kriminal atau motif politik. Namun, ia belum mengambil kesimpulan apa pun dan menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Pihaknya telah resmi melapor dengan nomor LP/B/774/IV/2024/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Pernyataan Resmi Kepolisian

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, membenarkan adanya pencurian di markas kampanye tersebut dan menyebutkan bahwa beberapa barang telah diambil oleh pelaku, termasuk televisi dan lampu sorot. Kepolisian telah melakukan olah TKP dan berkomitmen untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kronologi Penemuan Kejadian

Insiden ini pertama kali ditemukan oleh seorang office boy pada hari Senin sekitar pukul 09.30 WIB. Langkah-langkah investigasi sudah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan pelapor.

Kasus pencurian di markas kampanye Prabowo-Gibran ini terus dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Kehilangan dokumen rahasia dan barang-barang bernilai menjadi fokus utama, dengan harapan bahwa proses hukum akan mengungkap pelaku dan memulihkan barang-barang yang hilang.